Lenovo Peringkat No. 1 dalam Gartner® Asia/Pacific Supply Chain Top 10 Tahun 2023 untuk Kedua Kalinya

Lenovo kembali menempati peringkat pertama dalam Gartner® Asia/Pacific Supply Chain Top 10 tahun 2023.

8 September 2023 – Lenovo berhasil menempati posisi #1 dalam Gartner® Asia/Pacific Supply Chain Top 10 tahun 2023, menandai tahun kedua berturut-turut perusahaan ini meraih pengakuan tersebut. Keunggulan operasional Lenovo terus mentransformasi rantai pasokan dan jaringan manufakturnya secara global.

Meskipun menghadapi tantangan ekonomi global dan ketegangan geopolitik, jejak global Lenovo menunjukkan kemajuan dalam ambisi digital, pengembangan ekosistem, dan integrasi keberlanjutan lingkungan ke dalam rantai pasokannya.

Memperkuat Ketahanan Rantai Pasok di Tengah Gangguan Global

Untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok dari hulu ke hilir dan memitigasi dampak gangguan pasar global dalam 12 bulan terakhir, Lenovo membentuk menara kendali rantai pasok yang disebut Supply Chain Intelligence (SCI). Platform terintegrasi ini menyatukan fungsi perencanaan, pengadaan, manufaktur, pengiriman, dan kontrol kualitas. Didukung oleh AI dan pembelajaran mesin, analisis dan simulasi real-time dari SCI menghasilkan peningkatan 25% dalam perputaran inventaris, meningkatkan akurasi proyeksi, dan mempercepat waktu dari pesanan hingga pengiriman.

Selain itu, jaringan operasi Lenovo terdiri dari lebih dari 30 lokasi manufaktur dan mencakup 180 pasar, termasuk Tiongkok, India, dan Jepang. Kapasitas manufaktur yang luas ini memberi Lenovo kontrol lebih besar terhadap operasional rantai pasok, yang sangat penting dalam menjaga fleksibilitas dan ketahanan di tengah gangguan pasar.

Mengadopsi Teknologi Canggih untuk Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Sebagai pemimpin rantai pasok, Lenovo memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan transparansi rantai pasok dan pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan pasokan dan produk. Dalam rantai pasok digitalnya, Lenovo menggunakan teknologi mutakhir seperti 5G, IoT, dan AI untuk mentransformasi kemitraan ekosistem dan interaksi pelanggan. Hal ini mengoptimalkan pengiriman produk dan solusi serta memperkaya pengalaman pelanggan.

Lenovo juga mengembangkan proses berbasis AI untuk mengidentifikasi, mengurangi, dan mengganti kemasan berdensitas tinggi dengan bahan ramah lingkungan dalam distribusi globalnya. Inovasi ini berhasil mengurangi lebih dari 50 ton emisi karbon setiap tahun.

“Kami merasa terhormat kembali meraih posisi No. 1 dalam peringkat Supply Chain Gartner® Asia Pasifik. Pengakuan ini menunjukkan komitmen kami dalam membangun rantai pasok yang cerdas, terhubung, dan otomatis yang lebih baik untuk melayani pelanggan,” ujar Amar Babu, Presiden Lenovo Asia Pasifik. “Di tengah tantangan rantai pasok global, investasi kami pada teknologi seperti AI telah membantu pelanggan dan mitra kami meningkatkan efisiensi operasional serta kontinuitas bisnis untuk meraih keunggulan kompetitif.”

Mengintegrasikan Keberlanjutan dalam Praktik Rantai Pasok

Sebagai salah satu kriteria penilaian, peringkat Gartner juga mengevaluasi upaya perusahaan dalam mempromosikan inovasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh rantai pasok.

Lenovo menunjukkan tanggung jawab perusahaan kelas dunia melalui upaya keberlanjutan. Sebagai bagian dari target untuk mencapai net-zero emisi gas rumah kaca (GRK) pada tahun 2050—yang telah divalidasi dan disetujui oleh Science Based Targets initiative (SBTi)—Lenovo menargetkan untuk mengurangi satu juta ton emisi GRK dari rantai pasoknya.

Untuk mendukung target tersebut, Lenovo bekerja sama dengan pemimpin logistik Kuehne+Nagel dalam merancang solusi logistik berkelanjutan. Pelanggan dapat membeli kredit tambahan untuk mengurangi jejak karbon dari pengiriman perangkat TI. Kredit ini dapat digunakan untuk mendanai penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF), bahan bakar dari sumber berkelanjutan yang dapat mengurangi emisi GRK.

Peringkat pertama Lenovo di Asia Pasifik ini menyusul peringkat #8 dalam Gartner Top 25 Global Supply Chain 2023, naik dari posisinya di tahun 2022. Lenovo juga menduduki peringkat #3 dalam kategori High Tech di Gartner 2023 Supply Chain Top 25.

🔗 Pelajari lebih lanjut di sini: Gartner Supply Chain Asia Pacific Report

Tentang Lenovo

Lenovo (HKSE: 992) (ADR: LNVGY) adalah raksasa teknologi global dengan pendapatan sebesar US$62 miliar, peringkat #217 dalam Fortune Global 500, dengan lebih dari 77.000 karyawan di seluruh dunia dan melayani jutaan pelanggan di 180 pasar. Fokus pada visi berani untuk menghadirkan teknologi yang lebih cerdas bagi semua orang, Lenovo membangun kesuksesannya sebagai produsen PC terbesar di dunia dan memperluas ke area pertumbuhan baru di bidang teknologi New IT (client, edge, cloud, network, dan intelligence) termasuk server, penyimpanan, mobile, perangkat lunak, solusi, dan layanan. Transformasi ini, ditambah dengan inovasi kelas dunia, membentuk masa depan yang lebih inklusif, terpercaya, dan cerdas untuk semua orang di mana pun.

Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan lenovo indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi lenovo.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!